Gubernur Hidayat Gercep Komandoi Bantu Korban Kebakaran Dusun Serdang, Bangun Posko Pengungsian

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terus bergerak cepat (gercep) mengomandoi untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban kebakaran, yang terjadi di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, pada Sabtu (10/10/2026) kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB.

Kejadian itu, menyebabkan ratusan rumah hangus terbakar, dan ribuan warga harus mengungsi.

Sebagai respons cepat pemerintah daerah itu, Gubernur Hidayat telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk melakukan mitigasi, serta penanganan dampak sosial dan fisik di lokasi kejadian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Agus Affandi, mengemukakan bahwa pihaknya telah menjalankan peran dalam mendukung penanganan bencana, baik melalui penyaluran bantuan bagi korban maupun upaya mitigasi bencana.

“Pak Gubernur telah menginstruksikan BPBD, Dinsos PMD, dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengirimkan kendaraan operasional kebencanaan, dapur umum, tenda, serta alat-alat kesehatan untuk korban kebakaran di Serdang. Semuanya telah kami laksanakan,” jelas Agus Afandi, di Dusun Serdang, Minggu (11/10/2026) petang.

Agus menerangkan, BPBD Bangka Belitung telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC), dan mengerahkan sejumlah sarana dan prasarana untuk mendukung penanganan kebakaran di Dusun Serdang. Adapun sarana dan prasarana yang dimaksud, lanjut Agus, di antaranya 1 unit Mobil Crane dan 1 Paket Tenda Pengungsian.

“Kami di lapangan tidak bekerja sendiri, ada tim gabungan. Mereka juga mengirimkan sarana dan prasarana, seperti 1 unit Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 2 unit Mobil Damkar dari Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, 1 unit Mobil Truck logistik dan 1 unit Mobil Dapur Umum Lapangan (Dumlap) dari Dinsos PMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” jelasnya.

“2 unit Mobil Water Cannon, yang masing-masing dari Brimob dan Dit Samapta Polda Bangka Belitung, 1 Unit Mobil Rescue Tipe II dari SAR Toboali, 1 Unit Mobil Tangki Air BWS PU Bangka Belitung, 1 Unit Mobil Damkar Pemkab Bangka Tengah, Alat Komunikasi, serta berbagai peralatan pendukung lainnya,” sambungnya.

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan, saat ini pihaknya bersama Dinsos PMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah membangun dapur umum dan tenda pengungsian di halaman SDN 7 Simpang Rimba, yang menjadi lokasi pengungsian dan evakuasi warga. “Selain itu, pos pengungsian juga didirikan di Masjid Al Muhajirin,” jelasnya.

Saat ditanya terkait penyebab kebakaran, Agus mengatakan, hal tersebut masih telusuri. Menurut dia, tiupan angin kencang dan lokasi yang kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk.

“Kebanyakan material rumah penduduk di sana berdinding papan, makanya api cepat merambat. Terkait penyebab, masih ditelusuri. Untuk fasilitas umum yang terdampak, juga masih dalam pendataan. Yang pasti, hingga saat ini tidak ada korban jiwa. Segala data yang beredar belum final dan masih dapat berubah,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani didampingi Sekretaris Daerah, Fery Afriyanto, meninjau langsung lokasi kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu pagi (11/10/2026).

Setibanya di lokasi, Hidayat langsung meninjau tenda pengungsian di SDN 7 Simpang Rimba, kebersihan dapur umum lapangan, serta ketersediaan logistik dan obat-obatan, didampingi Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, Hidayat juga meninjau langsung titik lokasi terdampak.

"Pada tahap pertama, kita utamakan keselamatan warga. Posko pengungsian dan dapur umum telah disiapkan," ujar Hidayat.

Hidayat juga meminta pemerintah daerah mendata kerugian secara akurat agar pemulihan permukiman dapat segera dilakukan. Selain mengapresiasi kesigapan aparat dan relawan, Hidayat menyempatkan diri menyapa para pengungsi serta mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi kebakaran.

Hidayat menegaskan, Pemprov Babel akan terus hadir membantu masyarakat terdampak kebakaran tanpa membedakan wilayah administratif. Penanganan musibah tersebut menurutnya membutuhkan kerja sama antara pemerintah provinsi, Pemkab Bangka Selatan dan berbagai unsur masyarakat.

“Semoga semangat gotong royong dapat meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Fery Afriyanto menyerahkan secara simbolis bantuan masker kepada Bupati Riza Herdavid, yang bertujuan untuk melindungi kesehatan korban dari paparan asap dan debu selama proses pembersihan pascakebakaran.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dihimpun Tim Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, hingga pukul 18.48 WIB, terdapat 305 rumah warga dan 50 gedung walet habis dilahap si jago merah.

Adapun posko pengungsian, dibangun di dua titik, yakni di SD Negeri 7 Simpang Rimba, yang menampung 300 orang dan di Masjid Al Muhajirin yang menampung 200 orang.

Adapun bantuan telah masuk ke lokasi kejadian, di antaranya beras 242 karung, air mineral 231 dus, indomie 88 dus, telur 90 rak, baju atau pakaian 79 koli, masker 150 boks dan sarung tangan 10 boks.

Penulis : J. Suprana
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Imelda
Fotografer : Istimewa
Dibaca : 105 Kali