Noni Hidayat Ajak Anak Berani Tolak Terhadap Narkoba dan Hentikan Perundungan
PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, mengajak anak-anak di Negeri Serumpun Sebalai, berani mengatakan menolak terhadap narkoba, dan tidak tinggal diam alias menghentikan ketika menghadapi atau menyaksikan perundungan dan kekerasan.
Menurut Noni, keberanian anak untuk menolak narkoba dan melaporkan tindakan perundungan maupun kekerasan perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka antara anak, orang tua dan tenaga pendidik.
“Untuk itu, kepada para orang tua dan tenaga pendidik, mari bangun komunikasi terbuka dengan anak-anak kita, supaya berani menolak narkoba dan melaporkan perundungan maupun kekerasan yang dialami atau dilihat di lingkungan sekitar,” kata Noni Hidayat dalam sambutannya, saat Sosialisasi dan Deklarasi Cegah Narkoba, Perundungan dan Kekerasan di GOR Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu (9/9/2026).
Noni Hidayat mengatakan, perlindungan anak tidak dapat hanya dibebankan kepada satu pihak. Menurut dia, keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat, memiliki peran yang sama penting dalam memastikan anak tumbuh di ruang yang aman dan sehat.
Lebih lanjut Noni Hidayat menekankan, bahwa anak berhak tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang nyaman, sehat, serta terbebas dari narkoba, perundungan dan kekerasan.
“Acara ini bukan hanya seremonial. Ini janji dan komitmen kita untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Belitung, Hastari Wardianti Djoni Alamsyah, menilai edukasi mengenai bahaya narkoba, perundungan, dan kekerasan perlu diberikan sejak usia dini.
“Dari kecil sudah kita cegah. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini akan berlanjut terus sehingga anak kita menjadi generasi emas 2045 yang hebat,” ujar Hastari.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darlan, mengatakan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan sekaligus pembekalan bagi anak agar mampu melindungi diri.
“Kita mengharapkan mereka menjadi generasi yang bebas dari narkoba, perundungan, dan menjadi generasi yang berkarakter, cerdas, serta hebat di masa depan,” kata Darlan.
Kegiatan diawali dengan senam BERANI (Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni), kemudian dilanjutkan dengan Deklarasi Cegah Narkoba, Perundungan, dan Kekerasan yang dipimpin Darlan.
Sesi sosialisasi, menghadirkan Agus Handoko dan Ustaz Arumuzwara sebagai narasumber, dengan Sekretaris II TP-PKK Babel sebagai moderator.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan perlindungan anak sebagai gerakan yang dimulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga, sekolah, pertemanan, hingga masyarakat.